Beranda Salaf

Selamat datang di Halaman.... Halaman Salaf ya kurang lebih bagitu, Sebalum anda mengakses lebih jauh ada baik nya apabila anda memahami dulu bagaimana halaman ini bekerja,

yang pertama mungkin untuk pengguna HP masih tidak bisa melihat kegenitan halaman ini, Karena PlugIn HP masih terbatas Kecuali yang beResolusi Tinggi, Kemudian bila ada link yang rusak tidak bisa anda akses silahkan beri tahu kami terimakasih Next...

Tentang Halamn Ini,


Halaman ini saya tambahkan untuk membantu space soffah.net yakni halaman ini akan terisi beberapa terjemahan dari Al-Quran, Hadist, dan Kitab-kitab lainnya yang sudah saya Unggah di halaman soffah.net

Sudah tentulah apabila untuk pengunjung soffah yang ingin melihat terjemahan akan mengakses halaman ini juga, juga sebaliknya untuk yang menemukan halaman ini apa bila menginginkan dalil-dalil berupa text Arabic nya harus mengakses soffah.net sebab disana sumbernya... ya ini saja dulu yang bisa saya sampaikan, silahkan menuju ruang Artikel




Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi

Ya kira-kira seperti itu.... Soffah.net berdiri mutlak di atas syar’i, berjalan hanya mencari Ridho sang Illahi, tidak Mencari nama atau kepopularitasan semata. Oleh sebab itulah kami mengutamakan sumber-sumber hukum islam yaitu Al-Qur’an, Hadist dan Ijma’. Kami tidak berbicara selain urusan agama biarlah hal itu di bicarakan ( dibahas ) di blog-blog atau website yang tidak berlandaskan syar’i

Mengapa saya bilang begitu?


A – Satu bidang ilmu akan bisa di perdalami apabila memfokuskan diri kepada bidang itu.

B – Berbicara Ilmu, ilmu itu sangatlah global, Ada ilmu syar’i (urusan agama ) ada pula non syar’i ( ilmu yang membahas di luar urusan agama, seperti ilmu pertanian, ilmu kedokteran, ilmu arsitektur (bangunan) swadaya-swadaya lainnya. Dan apabila seseorang itu mendalami atau sudah menjadi sarjana pertanian tentulah dia tidak akan merangkap menjadi spesialis dokter jantung, mengingat masing-masing bidang ilmu sangalah luas apabila di selami. Seperti kata imam syafi’i “sesungguhnya ilmu mempelajari bab wudlu’ ini tidak cukup masa 60 tahun bila di perdalami”. Jadi seperti itulah bidang ilmu itu.

C – Dua mata ilmu itu ( ilmu syar’i dan non syar’i ) akan selalu bertolak belakang, Artinya bila seseorang itu mau belajar agama, maka belajarlah di sebuah pesantren atau madrasah, di sana tempatnya ilmu agama, apa bila seseorang itu mau mempelajari ilmu selain agama sepeti ilmu tentang urusan google maka belajarlah di Universitas programer, Mengapa seperti itu?

Pertama 1 – Sebuah Pesantren itu tempat urusan agama dasar-dasar yang dipelajari untuk ilmu alat adalah Nahwu dan sorrof, sangat kental di dalam terdengar membicarakan tentang Mubtada’ dan khobar, Jadi apa bila sebuah pesantren membahas tentang SEO misalnya, tentulah hal demikian sangat tidak etis dan bisa di pastikan kualitas ilmu agamanya tidak berbobot.

Kemudian yang ke 2 – Sebuah Universitas Programer akan sangat berbobot karena didalam nya selalu membahas Shortcut urusan HTML, sangatlah lucu apabila universitas tersebut memadukan HTML dengan Mubtada’ Khobar , atau sebaliknya menggelikan dua ilmu ini apabila di kumpulkan dalam satu rumah.




Artikel Salaf

Home » » Mengapa Harus Bermadzhab

Mengapa Harus Bermadzhab

Jawaban kenapa harus ber madzhab?

Allah ta’ala berfirman yang artinya “Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar“. (QS at Taubah [9]:100)

Dari firmanNya tersebut dapat kita ketahui bahwa orang-orang yang diridhoi oleh Allah Azza wa Jalla adalah orang-orang yang mengikuti Salafush Sholeh.

Sedangkan orang-orang yang mengikuti Salafush Sholeh yang paling awal dan utama adalah Imam Mazhab yang empat karena Imam Mazhab yang empat bertemu dan bertalaqqi (mengaji) dengan Salafush Sholeh sehingga Imam Mazhab yang empat mendapatkan pemahaman Salafush Sholeh dari lisannya langsung dan Imam Mazhab yang empat melihat langsung cara beribadah atau manhaj Salafush Sholeh.

Imam Mazhab yang empat adalah para ulama yang sholeh dari kalangan “orang-orang yang membawa hadits” yakni membawanya dari Salafush Sholeh yang meriwayatkan dan mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

Jadi kalau kita ingin ittiba li Rasulullah (mengikuti Rasulullah) atau mengikuti Salafush Sholeh maka kita menemui dan bertalaqqi (mengaji) dengan para ulama yang sholeh dari kalangan “orang-orang yang membawa hadits”

Para ulama yang sholeh dari kalangan “orang-orang yang membawa hadits” adalah para ulama yang sholeh yang mengikuti salah satu dari Imam Mazhab yang empat

Para ulama yang sholeh yang mengikuti dari Imam Mazhab yang empat adalah para ulama yang sholeh yang memiliki ketersambungan sanad ilmu (sanad guru) dengan Imam Mazhab yang empat atau para ulama yang sholeh yang memiliki ilmu riwayah dan dirayah dari Imam Mazhab yang empat.

Bahkan kalau melalui para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pada umumnya memiliki ketersambungan dengan lisannya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melalui dua jalur yakni

1. Melalui nasab (silsilah / keturunan). Pengajaran agama baik disampaikan melalui lisan maupun praktek yang diterima dari orang tua-orang tua mereka terdahulu tersambung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

2. Melalui sanad ilmu atau sanad guru. Pengajaran agama dengan bertalaqqi (mengaji) dengan para ulama yang sholeh yang mengikuti Imam Mazhab yang empat yakni para ulama yang sholeh memiliki ilmu riwayah dan dirayah dari Imam Mazhab yang empat atau para ulama yang sholeh yang memiliki ketersambungan sanad ilmu atau sanad guru dengan Imam Mazhab yang empat

Sehingga para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lebih terjaga kemutawatiran sanad, kemurnian agama dan akidahnya.

Untuk  penjabaran SANAD silahkan lihat disini

0 komentar:

Poskan Komentar

Hubungi Kami